“Nah, saat ambil (motor, red) itu, diketahui korban. Kemudian korban mengejar dan sambil berteriak minta tolong kepada warga sekitar. Tak lama setelah itu, pelaku berhasil diamankan,” tandasnya.
Tak sampai di situ saja, pelaku yang tertangkap ini juga diseret dari lokasi kejadian ke kantor desa setempat. Bahkan pelaku sempat jadi saaran amuk massa yang geram dengan aksi nekatnya.
“Nah sesampai di balai desa itu, berita ini sempat tersebar. Sehingga membuat warga ke sini dan geram,” ungkap Khoirul Huda, salah satu perangkat pada awak media.
Tak lama berselang, petugas kepolisian setempat tiba di balai desa. Petugas langsung mengamankan pelaku ke Polsek Perak, berikut sejumlah barang bukti nya. Sementara dari kejadian ini, pelapor mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp 4.000.000. (st2/ag)



















