Dengan adanya pelebaran jalan tersebut, pihaknya memperkirakan pekerjaan pelebaran jalan bakal berakhir hingga November 2023. Mengingat kontrak pengerjaan yang membutuhkan waktu 120 hari dimulai sejak awal Agustus lalu.
“Kami juga sampaikan, pelebaran Jalan Brosem merupakan program Prioritas Pemkot Batu tahun ini sebagai solusi mengurai kemacetan di pusat kota. Pasalnya jalur Brosem jadi salah satu pusat kemacetan setiap akhir pekan,” bebernya.
Selain menjadi solusi kemacetan, lanjut dia, pelebaran jalan juga bertujuan meningkatkan kapasitas tampang dan tampung jalan utama menuju pusat Kota Batu. Serta agar mobilitas warga masyarakat dan wisatawan terlayani dengan baik yang pada akhirnya akan meningkatkan produktifitas masyarakat.
Untuk teknis ruas Jalan Brosem akan dilebarkan dari eksisting 6-7 meter menjadi 10-12 meter dengan panjang 650 meter. Pelebaran ruas jalan dengan cara menutup saluran irigasi dengan box culvert.
Sedangkan dari hasil lelang pekerjaan, pelebaran jalan Brosem dianggaran Rp 4,5 miliar. Dari proses lelang, PT. Mandiri Langgeng Gemilang Jl. Raya Pandanrejo 256 RT.004 RW. 001 Kota Batu keluar sebagai pemenang dengan harga penawaran Rp 3,3 miliar.
reporter : Arief Juli Prabowo



















