Agus Pram sapaannya juga mengakui jika kekosongan dokter spesialis tersebut bisa berdampak pada perekrutan selanjutnya. Sebab para pelamar akan kurang tertarik untuk formasi tersebut.
Selain itu, keberadaan dokter spesialis sangat penting, terutama mengingat upaya peningkatan pelayanan kesehatan di Kabupaten Ponorogo, termasuk dengan pembangunan RSUD Bantarangin yang memerlukan dokter spesialis tambahan.
Apalagi dokter spesialis yang saat ini mengisi RSUD Bantarangin masih meminjam dari rumah sakit induk RSUD dr. Harjono.
“Selama ini kita memang belum pernah menyekolahkan dokter, ya kalau bisa kita sekolahkan kita hitung kebutuhan dan anggarannya,” pungkas Sekda.
Reporter : Sony Dwi Prastyo
Editor



















