Selain itu, dalam kesempatan itu Wabub memohon doa masyarakat agar pelaksanaan Pilkades itu dapat menghasilkan pemimpin yang membawa perubahan lebih baik bagi desa di Kabupaten Trenggalek.
“Jangan sampai karena beda pilihan kemudian memecah belah kerukunan antar tetangga. Ada yang tidak mau berjamaah karena dalam tempat ibadah itu beda pilihan. Hal-hal seperti inilah yang harus dihindari. Meskipun beda pilihan mari bisa kita jaga tali silaturahmi kita dengan baik,” imbuhnya.
Untuk diketahui, ada sebanyak sembilan desa di Kabupaten Trenggalek yang akan melaksanakan Pilkades serentak pada 25 Oktober mendatang.
Sembilan desa itu di antaranya Desa Banaran, Kecamatan Tugu, Desa Salamwates Kecamatan Dongko, Desa Tanggaran Kecamatan Pule, Desa Jombok Kecamatan Pule dan Desa Masaran Kecamatan Bendungan.
“Kemudian ada Desa Ngadirenggo Kecamatan Pogalan, Desa Wonocoyo Kecamatan Pogalan, Desa Nglebo Kecamatan Suruh dan Desa Salamrejo Kecamatan Karangan,” pungkasnya.
Reporter: Angga Prasetya
Editor: Dhita Septiadarma



















