Menurut Bambang Iswahyudi, sesuai dengan tupoksi peran pers adalah untuk mengawal dan memonitoring agenda Pemilu 2024. Sedangkan, materi yang disampaikan tersebut mengenai peran pers itu sendiri maupun kaidah pers dalam pengambilan berita. “Jadi masyarakat juga harus paham tentang proses pekerjaan pers dalam pemilu,” ucapnya.
Sementara itu Ketua PWI Jawa Timur Lutfi Hakim memberikan apresiasi atas dialog yang diselenggarakan oleh PWI Kediri. Dia menyebut bahwa kegiatan ini dinilai sangat penting dengan memberikan sosialisasi sekaligus edukasi kepada masyarakat.
Tak hanya itu, ia juga melihat yang hadir banyak dari kalangan mahasiswa maupun pelajar.
Oleh karenanya, para junior yang datang mendapatkan wawasan terbuka tentang kepemiluan, politik, bagaimana cara memilih calon, maupun harapan dalam pesta demokrasi.
“Saya kira hal itu jadi bagian dari pembelajaran dan harapan generasi ke depan agar dapat lebih cerdas serta tidak lagi terjadi dikotomi seperti terjadi sekarang. Hanya karena persoalan beda pilihan akhirnya sampai berantem, itu kan naif,” tuturnya. (diy)



















