Tak ayal jika para pengunjung biasanya betah berlama-lama di pemandian air hangat tersebut. Biasanya para pengunjung yang tidak berenang bisa memesan makanan dan minuman khas Telaga Ngebel, yakni nangka goreng atau durian lokal yang bercita rasa manis dengan sedikit pahit.
Pengelola pemandian, Suprapto menyebut sengaja memilih tempat dilereng gunung, karena memang konsepnya alami dan dikelilingi gunung sehingga pemandangannya sangat menyejukkan sekali.
“Udaranya masih sejuk, jadi nyaman bagi pengunjung. Bisa lihat hamparan padi di sekelilingnya,” terangnya
Pihak pengelola juga terus melakukan pengembangan dengan membuat wahana wahana baru, yang bersentuhan dengan alam.
Bagi Anda yang ingin berkunjung ke pemandian air panas Tirta Husada, dari pusat kota, hanya memakan waktu 30 menit saja. Selain itu wisatawan juga sekaligus berkunjung ke wisata Telaga Ngebel.
Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor: Dhita Septiadarma



















