Pasar Wage Terpuruk, Disperindag Kabupaten Tulungagung Lakukan Ini

Pasar Wage Terpuruk, Disperindag Kabupaten Tulungagung Lakukan Ini

“Karena konsepnya semi mall, jadi harus dibangun dua lantai, jadi nanti yang lantai dua akan digunakan untuk pusat perbelanjaan umum, sedangkan yang di bawah untuk pasar tradisional. Tentunya hal ini akan butuh banyak anggaran,” ungkapnya.

Selain soal anggaran, pengembangan pasar wage juga harus diselaraskan dengan perkembangan zaman maupun teknologi serta harus ada konsep-konsep baru. Dengan begitu Tri Hariadi yakin jika pasar tersebut bisa berjalan optimal.

Sedangkan kondisi yang menyebabkan Pasar Wage seperti sekarang ini tentunya banyak faktor, seperti banyaknya pedagang sayur keliling dan menetap di tempat strategis. Kemudian adanya Pasar Ngemplak juga membuat pasar itu redup, padahal dulu banyak pedagang yang ambil barang dari Pasar Wage.

Read More

“Dulu memang Pasar Wage jadi pasar besar di Tulungagung, semua pedagang kulaknya di Pasar Wage, tetapi setelah ada Pasar Ngemplak mulai meredup. Kalau masih pakai regulasi lama, pedagang yang ada di radius 500 meter bisa ditarik ke pasar, sekarang tidak bisa,” pungkasnya.

Reporter : Mochammad Sholeh Sirri

Editor : Dhita Septiadarma

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *