“Yang termuda merupakan warga Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan Ponorogo,” terangnya.
Selain itu, Marjuni menambahkan dalam pemberangkatan CJH tersebut pihaknya juga telah mengusulkan sebanyak 40 orang pendamping yang akan membantu para lanjut usia untuk menjalankan ibadah haji di tanah suci. Puluhan pendamping tersebut merupakan permintaan dari jamaah haji dengan usia diatas 65 tahun.
“Alhamdulillah semua sehat, data kita hanya satu yang menggunakan kursi roda untuk nanti di tanah suci,” pungkasnya.
Sekedar informasi, jamaah asal Ponorogo akan tergabung dalam kelompok terbang 19 dan 20 embarkasi Surabaya. Dijadwalkan pada 15 Mei akan dilaksanakan seremonial pemberangkatan ke asrama haji Sukolilo dan pada 16 Mei akan diterbangkan ke tanah suci.
Reporter : Sony Dwi Prastyo
Editor : Gimo Hadiwibowo



















