Kediri, SEJAHTERA.CO – Guna memberikan kemudahan masyarakat Kota Kediri dalam mengurus administrasi kependudukan, terlebih dalam mempersiapkan Pilkada pada 27 November mendatang, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Kediri melakukan perekaman jemput bola ke 46 kelurahan yang dilaksanakan secara bergilir mulai 23 April hingga menjelang Pilkada.
Kepala Dispendukcapil Kota Kediri, Marsudi Nugroho saat dihubungi melalui telepon mengatakan bahwa perekaman jemput bola telah dilakukan dari tahun lalu. “Kalau kemarin menjelang Pileg dan Pilpres perekaman kita lakukan di sekolah-sekolah, nah sekarang perekaman kita lakukan di kelurahan-kelurahan,”jelasnya.
Marsudi mengatakan saat ini perekaman jemput bola dilaksanakan 2 kali dalam seminggu dan rencananya akan dilakukan 3 atau 4 kali dalam seminggu kedepannya. Penambahan hari ini dilakukan untuk mempercepat perekaman KTP bagi pemilih pemula, dimana dijelaskan oleh Marsudi bahwa persyaratan Pilkada nanti, pemilih harus menunjukkan KTP.
“Dengan menambahkan hari perekaman, kami berharap pada bulan Agustus atau September perekaman jemput bola sudah selesai sehingga 2 bulan sebelum Pilkada seluruh pemilih pemula di Kota Kediri sudah memiliki KTP dan bisa ikut serta menyumbangkan hak pilihnya pada 27 November,”ungkapnya.
Tak hanya dapat melakukan perekaman KTP-el, Marsudi menjelaskan bahwa pada perekaman jemput bola ini masyarakat juga bisa melakukan pengurusan Kartu Identitas Anak (KIA), akte kelahiran dan Identitas Kependudukan Digital (IKD). “Monggo masyarakat yang belum memiliki KTP-el, KIA, akte kelahiran ataupun IKD bisa datang ke kelurahan yang dijadwalkan. Tidak harus di kelurahan domisili, masyarakat Kota Kediri bisa datang di semua layanan perekaman jemput bola di kelurahan manapun,”jelasnya.



















