“Hari raya Idul Adha tahun kemarin itu meningkat sekitar 5 persenan, jadi tahun ini kami yakin akan terjadi peningkatan lebih dari tahun kemarin,” ungkapnya.
Sedangkan terkait kondisi penyakit mulut dan kuku (PMK) dan Lumpy Skin Disease (LSD) di Tulungagung, Mulyanto menyebut jika sudah tidak ada lagi temuan ternak terkena dua penyakit tersebut.
Meski beberapa bulan yang lalu sempat muncul kasus PMK lagi, namun dipastikan jika saat ini kondisinya sudah terkendali.
Menurut Mulyanto, sejauh ini belum ada lagi laporan terkait kasus PMK yang kembali muncul dan menyerang hewan ternak yang ada di Tulungagung.
Maka dari itu, pihaknya memastikan jika hewan ternak di Tulungagung aman untuk dijadikan hewan kurban pada saat hari raya Idul Adha 2024 nanti.
“Sejauh ini kondisinya sudah terkendali dan aman, jadi hewan ternak di Tulungagung layak dijadikan hewan kurban. Maka dari itu kami gerakkan petugas kesehatan kami untuk melakukan monitoring demi mengantisipasi hewan ternak yang sakit,” pungkasnya.
Reporter : Mochammad Sholeh Sirri
Editor : Gimo Hadiwibowo



















