Jelang Idul Adha, Berkah Produsen Tusuk Sate Kelurahan Ronowijayan Ponorogo Kewalahan Orderan

Jelang Idul Adha, Berkah Produsen Tusuk Sate Kelurahan Ronowijayan Ponorogo Kewalahan Orderan

Menurutnya, memproses tusuk sate susah-susah gampang. Selain memastikan bambu yang digunakan berkualitas tanpa potongan ruas. Bambu yang telah dipotong sesuai ukuran, bakal dimasukkan mesin pemecah. Setelah sebelumnya dijemur di bawah sinar matahari, agar bambu kering.

Setelah itu, diolah kembali menggunakan mesin penghalus dan dilanjutkan dengan meruncingkan menggunakan alat khusus. Tusuk sate yang sudah jadi lalu dikemas di dalam karung dan siap diedarkan

“Semua menggunakan mesin, selain cepat hasilnya juga sama dan halus,” imbuhnya.

Read More

Tusuk sate buatan Marjono dibanderol dengan harga bervariasi. Mulai Rp 10 ribu-18 ribu per kilogram. Tergantung ukuran serta bahan bambu yang digunakan. Tak ayal omset dari pembuatan tusuk sate tersebut mencapai puluhan hingga ratusan juta.

“Alhamdulillah, omzetnya mungkin sampai ratusan juta,” pungkas Marjono.

Reporter : Sony Dwi Prastyo

Editor : Gimo Hadiwibowo

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *