Antisipasi Tumpang Tindih, Legislatif Trenggalek Perdalam Skema Perdagangan Karbon

Antisipasi Tumpang Tindih, Legislatif Trenggalek Perdalam Skema Perdagangan Karbon

Selain pendalaman bersama eksekutif, Mugianto bakal mencari referensi daerah lain yang sudah menerapkan skema perdagangan karbon itu. Termasuk referensi dari Bappenas, Kemendagri hingga BPDLH untuk menambah literasi.

“Apakah kita sudah crowded tentang masalah karbon. Kami ingin tahu poin fokusnya tentang Trenggalek net zero carbon, apakah fokusnya pada peningkatan PDRB, kemiskinan, infrastruktur,” ujarnya.

Untuk diketahui, RPJPD 2025-2045 dengan judul ‘Kabupaten Trenggalek Net Zero Carbon dengan pendapatan tinggi yang berdaya saing kolektif’ itu mengambil visi ke V dari RPJPN. Yaitu soal pengurangan efek rumah kaca untuk menanggulangi krisis iklim.

Read More

“Kalau RPJPD Provinsi, itu pertama peningkatan SDM, pendapatan per kapital, kemudian kemiskinan, bukan net zero karbon. Tapi judul tidak harus linier, tapi masuk dalam visi. Trenggalek mengambil visi ke V tentang gas rumah kaca,” pungkasnya.

Reporter: Angga Prasetya

Editor: Dhita Septiadarma

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *