“Kelas 9 itu ada 7 rombel, kelas 8 ada 5 rombel, kami inginnya kelas 7 tahun ini ada 7 rombel juga seperti jumlah rombel pada kelas 9,” ungkapnya.
Menurut Hamid, sebenarnya dia mempersiapkan sarana dan prasarana (Sarpras) berupa ruang kelas baru demi menyambut peserta didik baru. Sudah ada empat ruang kelas kosong, jika target rombel terpenuhi.
Meski sarpras sudah disiapkan, sayangnya pada PPDB gelombang kedua, SMPN 5 Tulungagung hanya mendapat tambahan 3 peserta didik baru, sehingga total ada sebanyak 160 peserta didik baru.
Tapi menurutnya, ini tidak jadi persoalan mengingat jam mengajar para guru di sana sudah terpenuhi dengan 5 rombel siswa baru.
“Kami sudah siapkan 4 kelas kosong untuk mempersiapkan 7 rombel, tapi ternyata hanya terpenuhi 5 rombel. Tetapi paling penting, guru-guru kami tidak harus mengajar keluar sekolah agar jam mengajarnya terpenuhi,” pungkasnya.
Reporter: Mochammad Sholeh Sirri
Editor: Dhita Septiadarma



















