Lutfi menambahkan, biaya yang dikeluarkan mulai dari penanaman hingga panen mencapai sekitar Rp 1,5 juta. Pengairan dilakukan dua minggu sekali karena musim kemarau yang sedang berlangsung.
“Panen dilakukan setiap minggu, dan penyemprotan juga dilakukan tiap habis panen untuk memastikan tanaman berbuah maksimal,” ujarnya.
Lutfi merasa senang dengan kenaikan harga cabai yang terjadi dalam sepekan terakhir. Kenaikan harga ini membawa keuntungan yang signifikan bagi petani cabai, yang selama ini harus menghadapi berbagai tantangan dalam proses penanaman dan perawatan tanaman.
Baca Juga : Jelang Jamu Dewa United FC di Stadion Supriyadi Blitar, Manajemen Arema FC Datangkan LED
“Semoga cuaca tetap mendukung dan panen cabai bisa maksimal. Meskipun musim kemarau membawa hama, dengan perawatan ekstra, kami berharap panen tetap melimpah,” pungkasnya.
Reporter : Taufiqur Rachman
Editor : Gimo Hadiwibowo



















