Baca Juga :Aksi Badut di Depan Kejari Jombang, FRMJ Kritik Lambatnya Penegakan Hukum
Sinkronisasi data terkait DPSHP baik di Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) terus dilakukan demi mendapatkan data konkret. KPU memastikan, ada sinkronisasi tingkat provinsi hingga nasional.
“Pada dasarnya, kami melaksanakan pemutakhiran data secara de jure. Jadi secara faktanya beliau sudah purna atau menjadi siswa, tapi tidak ada bukti dukungnya seperti SK, itu kita belum bisa memasukkan atau pun mengeluarkan,” ungkapnya.
Baca Juga :Cari Keadilan dan Kepastian Klaim Tanah Sepihak, Dilaporkan Pencemaran Nama Baik
Soal pemilih purnawirawan maupun pemilih yang masuk sebagai siswa TNI/Polri, sampai detik KPU masih mendapatkan data dari TNI saja. Sedangkan dari pihak Polri masih ditunggu karena belum mengirimkan data pemilih purnawirawan maupun siswa Polri.
Adapun data pemilih dari purnawirawan dan siswa TNI di Tulungagung, setidaknya terdapat sebanyak 20 hingga 30 orang pemilih.
Baca Juga :Satlantas Polres Trenggalek Survei Jalur Lintas Selatan, Tak Disangka Ternyata ini Alasannya
“Saat ini masih TNI saja yang sudah memberikan datanya, yakni sebanyak 20 sampai 30 orang yang merupakan pemilih purnawirawan dan siswa TNI. Kalau Polri masih belum,” pungkasnya.


















