Kediri, SEJAHTERA.CO – Menyikapi percepatan musim hujan yang lebih awal tiba, dan perubahan peralihan musim kemarau dengan panas ekstrem ke musim penghujan menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri, khususnya Ispa.
Baca Juga :Pencuri Dana BOS Rp 107 Juta di Gudo Jombang Dibekuk Polisi, ini Motifnya
Perubahan atau peralihan musim jangan dianggap sepele karena bisa menyebabkan inspeksi saluran pernapasan (Ispa), mulai dari ringan, sedang dan berat atau akut. Ispa lebih mudah menyerang balita dan anak-anak yang memiliki daya tahan tubuh lemah.
Kepala Dinkes Kabupaten Kediri dr Ahmad Khatib mengatakan, musim peralihan dari kemarau ke musim penghujan masih berdebu dan dari debu yang terbawa angin membawa virus yang bisa masuk ke tubuh orang melalui udara yang terhirup, sehingga mengakibatkan Ispa.
Baca Juga :Sinergi dan Kolaborasi Antar-komunitas Bersihkan Sampah Sungai Maron Banyakan



















