Aksi juga dilakukan dengan mengedukasi warga di pinggir aliran sungai untuk tidak membuang sampah di sungai.
Baca Juga :Seorang Laki-Laki Ditemukan Tak Bernyawa di Balowerti Kediri, Diduga Korban Pembunuhan
“Agenda resik kali ini nanti, juga ada pemasangan papan larangan membuang sampah serta menjaga kebersihan lingkungan. Jadi ini bentuk edukasi nyata di masyarakat, terutama di aliran sungai Lahar,” katanya.
Aksi resik kali Blitar City ini melibatkan sekitar 500 personel dari instansi pemerintah, relawan peduli lingkungan dan penanggulangan bencana daerah serta pelajar SD di Kota Blitar.
“Aksi ini diharapkan membawa perubahan perilaku warga sekitar aliran sungai untuk menjaga kebersihan dari sampah, hingga terwujud resik kaline, tentrem atine, Blitar Lestari Bumine,” tambahnya.
Baca Juga :Pasar Sore Lama Bakal Diresmikan Jadi Kawasan Kuliner Halal Tulungagung
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Blitar Jajuk Indihartati mengapresiasi resik kali. “Harapannya kesadaran bersih kali meningkat. Gotong royong menjaga sungai demi anak cucu juga kelak,” kata Jajuk.



















