Pemantau Pilkada Jombang Sebut Banyak Laporan Pendamping Desa Tak Netral

Pemantau Pilkada Jombang Sebut Banyak Laporan Pendamping Desa Tak Netral
Ketua lembaga Pemantau Pemilu Genah, Hendro Suprasetyo. (dok.memo)

Sementara itu, Koordinator Divisi Pencegahan Parmas dan Humas Bawaslu Jombang, Jagat Putradona, membenarkan adanya laporan terkait dugaan ketidaknetralan pendamping desa tersebut.

“Laporan itu masih bersifat informasi awal dan diperoleh dari pengawasan di media,” kata Jagat, Senin (14/10/2024).

Baca Juga :BKPSDM Ponorogo Umumkan Jadwal Tes dan Lokasi SKD CPNS, Ada yang Tes di Luar Negeri

Read More

Bawaslu Jombang, menurut Jagat, sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Jombang untuk memberikan imbauan terkait pentingnya menjaga kondusifitas politik di wilayah tersebut. Menurutnya, langkah ini dilakukan untuk memastikan Pilkada berjalan dengan baik dan lancar.

“Kami mengimbau semua pihak untuk menjaga suasana kondusif selama Pilkada berlangsung,” tegasnya.

Jagat juga mengonfirmasi bahwa ada oknum pendamping desa yang terlibat dalam pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) untuk salah satu Paslon. Bawaslu akan terus mengupayakan kondusifitas Pilkada dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

Baca Juga :Diduga Terjadi Korsleting Listrik dari Sepeda Motor, Rumah Warga Bono Tulungagung Ludes Terbakar

“Kami terus melakukan imbauan agar semua pihak menjaga kondusifitas Pilkada,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *