Maidi juga mencetuskan program swasembada pangan bagi siswa SD-SMP di pekarangan sekolah dan rumah masing-masing.
Bibit tanaman yang ditanam pun tidak sembarangan. Melainkan jenis komoditas bahan pangan dan tanaman produktif. Meliputi cabai rawit, terong, tomat, dan sawi.
“Kalau harga cabai rawit mahal, tidak perlu beli karena sudah menanam sendiri. Untuk mengantisipasi kenaikan harga ini, mereka harus memproduksi sendiri. Ini juga upaya menekan angka inflasi akibat kenaikan harga komoditas,’’ ucap Maidi.
Baca Juga :Debat Publik Pilwali Kota Kediri Batal Digelar Tiga Kali, Ini Penjelasan KPU Kota Kediri
Selain sebagai strategi menekan inflasi, Maidi ingin mengajak siswa peduli dengan lingkungan.
Maka dari itu, lanjutnya, kepedulian terhadap lingkungan itu sudah semestinya ditanam sejak dini. Sehingga kelak mereka bisa menjadi kader pelestari lingkungan.
“Ini salah satu pembelajaran kurikulum merdeka. Jadi Sekolah yang punya kebun, bisa dimanfaatkan,” tandasnya.



















