Ia-pun mengucapkan bela sungkawa yang mendalam atas peristiwa yang terjadi. Meskipun belum diketahui secara pasti apakah korban yang meninggal dunia itu terkait dengan dugaan keracunan massal tersebut.
Sebab hingga saat ini belum hasil resmi dari uji laboratorium makanan yang dikonsumsi para warga yang diduga mengalami keracunan.
Baca Juga :Kebakaran Toko Bangunan Ponorogo, Api Baru Padam Setelah 4 Jam Lebih
“Kita tunggu saja hasilnya, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa keluar dan disampaikan ke publik sehingga tak menimbulkan simpang siur,” pungkasnya.
Sebelumnya, sebanyak 98 orang diduga mengalami keracunan setelah menyantap konsumsi dalam sebuah kegiatan keagamaan yang digelar masyarakat.
Sebanyak tujuh orang dilarikan ke rumah sakit dan satu diantaranya meninggal dunia. Kasus itu masih dalam penanganan Polres Trenggalek.
“Kami masih bekerja untuk mengungkap itu,” kata Kasatreskrim Polres Trenggalek, AKP Zainul Abidin.



















