Baca Juga :Pemuda Berpakaian Hoodie Pamer Alat Vital di Pasar Besar Malang Viral
Sementara biaya kunjungan dan obat-obatan sepenuhnya ditanggung oleh desa melalui anggaran APBDes di bidang kesehatan lingkungan.
“Warga yang terdaftar di KKS bisa langsung berobat ke dr. Fauzan tanpa dipungut biaya. Pemdes akan menanggung seluruh biaya kunjungan dan obat bagi warga yang tidak memiliki KIS,” jelas Erwin.
Sejak diluncurkan, program ini telah berjalan dan mendapatkan respons positif dari masyarakat Desa Kepatihan. Menurut Erwin, KKS menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian Pemerintah Desa dalam meningkatkan akses kesehatan bagi warga yang membutuhkan.
Baca Juga :Bawaslu Kabupaten Blitar Pertanyakan Komitmen KPU soal APK, Kesulitan Pendataan
“Kami berharap program ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat yang benar-benar memerlukan akses kesehatan,” pungkasnya.



















