DBD Melonjak 688 Kasus, Dinkes Tenggalek: Masyarakat Diminta Galakkan PSN

DBD Melonjak 688 Kasus, Dinkes Tenggalek: Masyarakat Diminta Galakkan PSN
Petugas saat melakukan fogging (angga/sejahtera.co)

Trenggalek, SEJAHTERA.CO –  Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek meminta masyarakat menggalakkan gerakan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk). Langkah itu dilakukan agar kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) tidak bertambah.

Baca Juga :Puluhan Ribu Warga di 72 Desa Krisis Air Bersih, BPBD Trenggalek: Terbanyak Kecamatan Panggul

Merujuk data yang dihimpun, paparan penyakit yang disebabkan nyamuk aedes aegypti itu melonjak tajam. Mulai awal tahun hingga per 7 Oktober, kasus DBD di Trenggalek mencapai 817 kasus, naik 688 kasus dari 129 kasus di tahun 2023. Naiknya jumlah kasus itu karena saat ini memasuki siklus 5 tahunan.

Read More

“Angka demam berdarah pada Agustus pada 30 kasus, sekarang ini Oktober sudah 49 kasus sehingga perlu perhatian khusus,” kata Sunarto Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Trenggalek.

Baca Juga :Penggelapan Uang Republik Dendy Cafe, Kuasa Hukum Tersangka: Kemungkinan Perusahaan Jarang Audit

Untuk mencegah meningkatnya kasus itu, pihaknya memaksimalkan sejumlah langkah. Mulai dari kampanye pemberantasan sarang nyamuk atau PSN dengan kegiatan 3M Plus yaitu menguras, menutup dan mengubur ditambah dengan abatisasi berupa penaburan ikan serta anjuran memakai olesan anti nyamuk.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *