“Kemudian mengaktifkan juru pemantau jentik, advokasi lintas sektor, pemenuhan obat dan perbekalan Kesehatan untuk perawatan pasien DBD serta penyiapan fasilitas kesehatan baik faskes primer maupun rujukan. Termasuk fogging selektif,” imbuhnya.
Baca Juga :Jaringan Togel Online Digerebek Satreskrim Polres Nganjuk, Satu Pelaku Ditangkap
Pihaknya-pun mewanti-wanti masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, apalagi ditengah kondisi cuaca seperti saat ini.
Diantaranya adalah dengan mengenali gejala demam berdarah dengue, seperti gejala panas naik turun dalam satu minggu pertama, mual muntah disertai perdarahan di kulit juga bisa pada hidung, seperti mimisan, pada gusi dan selaput lendir lainnya.
Baca Juga :Pj Gubernur Jatim Tutup Jambore Satlinmas 2024, ini Pesan yang Disampaikan
“Kalau berdasarkan kriteria usia yang terjangkit, 47% pada usia 15-44 tahun, 30,5% pada usia 5-14 tahun, 17,4% pada umur lebih dari 44 tahun. Sisanya diluar umur tadi. Untuk pasien yang meninggal alhamdulillah tidak ada,” pungkasnya.



















