“Data yang terkelola dengan baik menjadi pondasi untuk merencanakan, memonitor, serta mengevaluasi hasil pembangunan, memastikan bahwa setiap langkah sesuai kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Baca Juga :Gudang Penyulingan Daun Cengkeh di Trenggalek Terbakar, ini Penyebabnya
Teguh juga mengajak pemerintah, aparatur desa, dan masyarakat untuk mendukung program ini agar pembangunan di Jombang semakin inklusif, transparan, dan berkelanjutan.
Kepala BPS Jombang, Mohammad Farikhin, menyampaikan bahwa berdasarkan Perbup Nomor 29 Tahun 2023, diperlukan data yang akurat dan terpadu dari desa guna mendukung efektivitas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat.
“Program Desa/Kelurahan Cantik hadir sebagai langkah untuk meningkatkan kapabilitas statistik desa agar data yang dihasilkan lebih berkualitas,” katanya.
Baca Juga :Tahap Kedua, Fokus Bangun Pagar Lapas Kelas IIB Blitar dan Kantor Utama
Sementara itu, peluncuran program ini ditandai dengan penandatanganan Piagam Pencanangan oleh Pj Bupati Jombang dan Kepala BPS Jombang. Turut hadir Kepala DPMD Kabupaten Jombang Sholahuddin Hadi Sucipto dan Statistisi Madya BPS Jombang Agus Budi Santosa yang memberikan materi terkait pentingnya pengelolaan data statistik di desa.



















