Baca Juga :Lansia Ditemukan Meninggal di Tepi Jalan, Kasi Humas Polres Tulungagung, Ini Penyebabnya
Akhirnya polisi menyebarkan sejumlah anggotanya dengan mengidentifikasi ciri-ciri mobil. Selain memeriksa nomor polisi juga mengandalkan pecahan cat dan bemper warna merah. “Dan ternyata sudah menyerahkan diri,” katanya.
Informasinya, korban saat itu hendak olahraga. Nah, saat menyeberang dari barat ke timur tidak mengetahui kondisi jalan. Padahal dari arah utara melaju mobil dengan kecepatan tinggi. Lokasi kejadian yang kabut dan masih gelap, membuat pelaku tak menduga bakal terjadi kecelakaan. Begitu, mobilnya menabrak, pelaku panik dan akhirnya kabur sesaat setelah mengetahui korban meninggal dunia.
Seperti diketahui, malang nian nasib Freddi Widodo. Pria kelahiran 47 tahun silam warga Jalan Sawit, Kelurahan Plosokerep, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar ini tewas menjadi korban tabrak lari.
Baca Juga :Dukung Asta Cita, Polres Trenggalek Sulap Lahan Kosong Jadi Produktif
Fredi ditemukan tergeletak di atas parit pada Minggu (15/12) sekitar pukul 04.45. Lokasi kejadian di Jalan Kenari Kota Blitar atau depan kantor sebuah travel kendaraan. Saat ditemukan kondisinya sudah masuk ke parit dengan kaki dan tangan tertekuk. Di punggung juga terdapat luka.
Sejulmah saksi hanya melihat ada kendaraan mobil melaju dari arah utara ke Selatan. Saat itu korban Tengah berjalan kaki pagi hari untuk olahraga. Posisinya berada di sisi timur atau timur jalan yang menghubungkan Kabupaten Blitar dengan Kota Blitar itu. Begitu menabrak, pengemudi langsung kabur. Sementara korban terpelanting dan masuk ke parit selebar setengah meter.



















