Di lain pihak, Ketua Komisi II DPRD Kota Blitar Yohan Tri Waluyo mendukung upaya Pemkot Blitar soal pembukaan pasar. Pertimbangannya karena roda ekonomi. Jika nanti ditutup, dikhawatirkan bakal mempengaruhi nasib para pedagang di pasar hewan.
Baca Juga :Pastikan Kronologis Bus Pariwisata Menabrak Belasan Kendaraan, Dirlantas Polda Jatim Olah TKP
“Kuncinya harus intensif pengecekan dan pemeriksaan. Jangan sampai PMK menyebar,” katanya.
Politisi asal Gerindra ini menambahkan, dewan juga menyarankan agar para sapi milik peternak Kota Blitar untuk divaksin. Dengan begitu bisa memutus mata rantai PMK. “Mudah-mudahan tak ada lagi kasus,” harapnya.
Baca Juga :Harga Cabai Melonjak, Produsen Bumbu Pecel di Jombang Ikut Rasakan Berkah
Sebelumnya, di Kota Blitar sampai saat ini ada laporan kasus PMK sebanyak 24 kasus. Bahkan 1 sapi di antaranya mati. Pasar Dimoro sendiri merupakan pasar terbesar di Blitar. Ketika hari pasaran, sejumlah pedagang datang. Tak hanya dari Blitar saja melainkan dari daerah lain.



















