ODGJ Ikat Anak di Depan Ruko Kosong, Dinkes Kabupaten Tulungagung Evakuasi ke RSJ Lawang

ODGJ Ikat Anak di Depan Ruko Kosong, Dinkes Kabupaten Tulungagung Evakuasi ke RSJ Lawang
Proses evakuasi ibu dan anak dalam kondisi ODGJ yakni Rusemi dan Aura untuk diamankan di Shelter yang kemudian akan dibawa ke RSJ Lawang (isal/sejahtera.co)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Ibu dan anak penyandang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dievakuasi oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung. Ibu dan anak itu diketahui sudah menjalani pengobatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang sebanyak tiga kali.

Baca Juga :Terima Tombokan Judol Togel Lelaki Tulungagung Diringkus

Koordinator Kesehatan Jiwa, Dinkes Tulungagung, Heru Santoso mengatakan, identitas ibu dan anak itu yakni Rusemi (50) dan Aura (14) yang merupakan warga Desa Picisan, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung. Keduanya dievakuasi saat tengah berada di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Kutoanyar, Tulungagung.

Read More

Pada saat itu, sang anak yakni Aura tengah dalam kondisi diikat pada bagian pinggulnya oleh ibunya di depan sebuah rumah toko (Ruko) kosong. Mengetahui hal itu, warga setempat yang resah kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Dinkes Tulungagung agar keduanya segera dievakuasi.

Baca Juga :Kasus Penggelapan Dalam Jabatan Perusahaan Selebgram Inkrah, Terdakwa Diputus Hukuman 3 Tahun Penjara

“Ibu dan anak ini merupakan pasien yang telah menjalani pengobatan di RSJ Lawang. Keduanya telah menjalani pengobatan di RSJ Lawang sebanyak tiga kali,” kata Heru Santoso, Rabu (22/1/2025).

Kedua ODGK itu kemudian dibawa ke shelter milik Dinas Sosial (Dinsos) Tulungagung untuk diamankan di sana terlebih dahulu. Rencananya Dinkes akan mengirimkan kembali ibu dan anak tersebut untuk menjalani pengobatan di RSJ Lawang, Jumat (24/1/2025).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *