Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Hujan deras dengan intensitas sedang dan berlangsung cukup lama di Kabupaten Tulungagung menyebabkan terjadinya bencana tanah longsor di Desa Kedungcangkring Kecamatan Pagerwojo.
Baca Juga :Libur Panjang Isra Mi’raj-Imlek, Okupansi Hotel Mencapai 80 Persen, Ini Kata Ketua PHRI Kota Batu
Akibat kejadian ini, separuh jalan di wilayah tersebut tertutup material longsor, sehingga kendaraan melintas secara bergantian.
Kabid Kedaruratan dan Logistik, BPBD Tulungagung, Gilang Zelakusuma mengatakan, hujan deras dengan intensitas yang cukup sedang dan berlangsung lama di Tulungagung, Senin (27/1/2025) mulai sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, hujan terjadi secara merata pada 19 kecamatan di Tulungagung.
Diketahui, hujan deras tersebut baru benar-benar reda pada sejumlah wilayah sekitar pukul 17.00 WIB, dimana sebagian wilayah di Tulungagung masih terjadi hujan.
Baca Juga :Kios Utara Makam Bung Karno Bakal Ditata Ulang, Ini Kata Kepala Disbudpar Kota Blitar
Akibat dilanda hujan kurang lebih selama lima jam, BPBD Tulungagung kemudian menerima laporan terjadinya tanah longsor di Kecamatan Pagerwojo.
“Tadi hujan deras terjadi kurang lebih selama 5 jam dan melanda seluruh wilayah di Kecamatan Tulungagung. Jadi memang hujan tadi terjadi dengan intensitas sedang dan berlangsung lama serta merata di semua wilayah,” kata Gilang Zelakusuma, Senin (27/1/2025).
Sesuai laporan yang diterima, ungkap Gilang, diketahui peristiwa tanah longsor itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB di wilayah Desa Kedungcangkring Kecamatan Pagerwojo Tulungagung.



















