Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kediri drh Tutik Purwaningsih mengatakan, jumlah lapak dan los ada 450 tempat, pedagang UMKM dan kuliner malam hari bisa mencapai 100. Sehingga total pedagang ada 500. Untuk pedagang kuliner malam hari disiapkan lapak-lapak sendiri.
“Dengan inovasi kekinian dari berbagai sisi, kami optimis target PAD Pasar Wates tahun 2025 tercapai Rp700 juta. Potensi PAD di tahun 2024 tetap sebagai pijakan yang lebih baik, e – Parking sudah digunakan di Pasar Wates,” ujarnya, Selasa (4/2/2025).
Baca Juga :Pj Gubernur Jatim Diminta Keluarkan Status Bencana, Legislator Berharap BTT untuk Tangani PMK
Ditambahkan Tutik, di Perda lama untuk retribusi per lapak dihitung sesuai luas lapak Rp500 per hari dan Perda baru untuk lapak ukuran 3 X 2 meter retribusi Rp3000 perhari untuk yang jualan jika tidak jualan tidak dikenakan retribusi.



















