Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Satreskrim Polres Ponorogo menaikkan status kasus keracunan masal yang menyebabkan puluhan korban, dan satu meninggal dunia yang terjadi pada pekan lalu menjadi penyidikan.
Hal tersebut diungkapkan Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Rudi Hidajanto. Naiknya status dari penyelidikan menjadi penyidikan tersebut setelah hasil laboratorium sampel makan yang menyebabkan keracunan telah keluar.
Baca Juga :Final Dismissal MK, GPK Jombang Ajak Masyarakat Bergandengan Tangan Kembali Bangun Jatim
“Hasilnya sudah keluar. Saat ini statusnya sudah ditingkatkan menjadi penyidikan,” ungkap AKP Rudi Hidajanto, saat dikonfirmasi melalui telepon, Jumat (7/2/2025).
Rudi menjelaskan, pihaknya belum berani menyebut hasil uji laboratorium tersebut. Pasalnya, perlu tim ahli untuk membaca kandungan dalam sampel makanan tersebut. Apalagi dalam uji laboratorium tersebut melibatkan tim dari Provinsi Jawa Timur.
“Labkesda Ponorogo kerja sama dengan Provinsi Jawa Timur, hasilnya keluar tapi belum bisa kita jelaskan karena perlu orang khusus untuk membaca hasilnya,” paparnya.
Mantan Kasatreskrim Polres Pasuruan tersebut juga telah melakukan olah TKP beberapa kali, baik yang berada di Desa Bondrang Kecamatan Sawoo maupun ponpes di Desa Belang Kecamatan Bungkal.



















