“Sudah beberapa kali olah TKP, termasuk pemanggilan saksi dan pemilik katering yang menyediakan makanan,” tegasnya.
Selain sampel sisa makanan, uji laboratorium tersebut juga mengambil sampel dari bahan lain seperti air keran, kecap manis, air putih yang diberikan kepada tamu undangan.
Baca Juga :Cegah Hama Burung dan Belalang, Petani di Kabupaten Kediri Pasang Paranet
“Makanan dan minuman yang berkaitan juga kita ambil sampelnya, tapi ya itu tadi perlu tim ahli untuk membaca hasilnya,” pungkas Rudi.
Sekadar informasi, puluhan warga Desa Bondrang, Kecamatan Sawoo dan santri pengurus Ponpes di Desa Belang Kecamatan Bungkal harus dilarikan ke fasilitas kesehatan setelah sebelumnya mengonsumsi sate gule dari salah satu katering.
Baca Juga :Sejumlah Rumah Terdampak Proyek PSN Dieksekusi, Warga Tak Terima Nilai Ganti Rugi
Selain puluhan korban yang mengalami mual dan diare, diketahui keracunan masal tersebut juga menyebabkan satu orang meninggal dunia setelah menjalani perawatan insentif.



















