Blitar, SEJAHTERA.CO – Puluhan pemuda dari oknum perguruan silat di Kabupaten Blitar yang sempat diamankan dan di Aula Polres Blitar akhirnya dipulangkan. Mereka diizinkan pulang usai membuat surat pernyataan dan harus dijemput orang tua.
“Iya, sebagian sudah pulang setelah menjalani pembinaan. Selain itu membuat surat pernyataan tak mengulangi aksi nekatnya. Dan boleh pulang setelah dijemput orangtua atau keluarganya,” kata Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman, Jumat (14/2/2025).
Arif memastikan selama menginap semalam di Polres Blitar, para pemuda itu mendapatkan perhatian dari polisi. Selain diberi wejangan juga diberi makan, minum, bahkan rokok.
Baca Juga :Isu Pemangkasan Anggaran Berdampak PHK Honorer, Ini Penjelasan Menkeu Sri Mulyani
Hal itu sebagai bentuk kepedulian. Karena polisi komitmen untuk melayani. “Harapannya jangan sampai nekat lagi. Tindakannya di jalan jelas mengganggu ketertiban. Saya yakin sebagian hanya terprovokasi,” katanya.
Untuk sepeda motor, lanjut Arif, pihaknya tetap memberlakukan aturan ketat. Sepeda motor tetap ditilang. Pasalnya motor-motor itu belakangan diketahui juga tak sesuai standar.
Ada yang knalpot brong, tanpa plat nomor dan lain sebagainya. Tilang itu juga bentuk sanksi. Apalagi saat ini masih dalam suasana Operasi Keselamatan Semeru 2025.
Baca Juga :Belasan Siswi Mengalami KIPI Vaksinasi HPV



















