Harga Telur di Ponorogo Naik Ugal-ugalan, Masyarakat Pilih Beli Langsung dari Peternak

Harga Telur di Ponorogo Naik Ugal-ugalan, Masyarakat Pilih Beli Langsung dari Peternak
Salah satu peternak saat menyortir telur untuk dijual kepada masyarakat. (istimewa)

Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Harga kebutuhan pokok di Kabupaten Ponorogo terus mengalami kenaikan. Seperti halnya telur ayam yang saat ini di harga Rp29.000 per kilogramnya dari harga normal di bawah Rp25.000.

Menyiasati hal tersebut banyak masyarakat yang mulai menyerbu kandang ayam milik peternak untuk membeli telur secara langsung. Hal tersebut dilakukan karena untuk menyiasati selisih harga di pedagang.

Seperti yang terjadi di kandang milik Miftakhus Surur peternak ayam petelur yang ada di Desa Mojomati, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo. Sudah beberapa hari terakhir kandangnya selalu ramai oleh pembeli.

Read More

Baca Juga :Mahkamah Konstitusi Putus Sengketa PHPU Kepala Derah, 24 Daerah Harus Pemungutan Suara Ulang

“Banyak yang beli langsung di sini, selisihnya Rp2.000 dari pengecer, naiknya telur karena permintaan saat ini banyak, tapi barangnya hanya segitu-segitu saja,” ungkap Miftah, kepada wartawan, Selasa (25/2/2025).

Ia mengaku kewalahan dengan permintaan telur menjelang Ramadan seperti sekarang ini, selain banyak pembeli rumahan atau ibu rumah tangga, permintaan dari toko kelontong juga semakin banyak.

Bahkan untuk telur pecah yang jarang peminat pun saat ini justru menjadi incaran karena harga lebih murah Rp3 ribu dibanding dengan telur utuh.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *