“Menjelang puasa dan hari raya pasti naik, ya pemicunya karena stok telur hanya segitu-segitu saja, tapi permintaan banyak,” jelasnya
Baca Juga :Wakil Walikota Batu Tegaskan Larangan Operasional Tempat Hiburan Selama Ramadan
Sementara itu, Ria Andriani mengungkapkan jika ia beli langsung kepada peternak perkilonya Rp27.000 sedangkan kalau beli kepada pengecer Rp29.500.
“Kalau di sini langsung lumayan selisih Rp2 ribu, apalagi kualitas telur bisa lihat langsung, telurnya fresh, diambil dari kandang langsung,” kata Ria.
Berbeda dengan Ria, pembeli lain Tolip justru memilih telur yang cangkangnya retak karena dirasa lebih murah, yakni hanya Rp24 ribu. Menurutnya telur yang cangkangnya retak selain murah, kualitasnya pun sama saja, karena langsung ia olah menjadi makanan.
Baca Juga :Kawanan Pencuri Kambing di Kota Blitar Digulung, Gunakan Mobil Penumpang Berkaca Gelap
“Kalau yang pecah itu kualitasnya masih bagus, hanya pecah saja, harga lebih murah hanya Rp24 ribu, kalau isinya sama saja,” tandas Tolip.



















