Pondok janda lansia unik. Selain santrinya adalah janda lansia, waktu untuk mondok hanya tidak sebulan penuh. Hanya 12 hari atau dua pekan sejak awal Ramadan. Para santri yang datang tak hanya dari Blitar saja, melainkan juga dari luar kota.
Ada dari Kalimantan hingga Surabaya. Para santri didrop atau didatangkan oleh keluarga. Nah, mengaji atau nderes merupakan satu di antara sejumlah kegiatan selama Ramadan. Ada pula tadarusan secara bergantian, senam hingga ngobrol. Untuk tidur, juga disediakan kamar tak jauh dari masjid.
Baca Juga :Polres Batu Gelar Patroli Skala Besar Sasar Perhotelan dan Objek Vital
Para santri sendiri menghuni angkringan atau bangunan mirip gazebo. Di bangunan berlantai kayu itu para santri istirahat dan mengisi kegiatan-kegiatan rutin keagamaa. Untuk senam juga ada instrukturnya. Karena peserta senam adalah lansia, tentu gerakannya tak berat dan sekadar olahraga.
Selain di angkringan, ada pula yang tidur di kamar-kamar yang sudah disediakan pengurus tak jauh dari masjid. “Pondok ini sudah berdiri lama. Dan memang ketika Ramadan selalu banyak didatangi lansia untuk nyantri. Berdiri 2010 lalu, berarti sudah 15 tahun berdiri,” kata Sribanun, pendamping pondok.
Nenek yang dilahirkan 70 tahun silam ini sudah mendampingi para santri sejak awal berdiri. Tugas utamanya yakni mendampingi para santri mengkaji ilmu. Bukan hanya mengaji Al Quran, tetapi juga mengkaji ilmu agama Islam. Dengan harapan agar para santri pikirannya tenang.
Baca Juga :Angka Kesembuhan Sapi dari PMK di Kabupaten Kediri Capai 759 Ekor
Nenek 10 cucu ini pun terus mendampingi para santri cukup lama. Kegiatan-kegiatan para santri di antaranya mengaji, majelis taklim, salat, senam dan lain sebagainya. Sementara untuk kebutuhan makan dan minum, mendapatkan donator dari warga sekitar hingga mendapat bantuan dari pengurus Muslimat NU di Kecamatan Talun.
“Alhamdulillah, para santri juga senang dan nyaman. Biasanya kesepian dan sedih, tetapi kini senang karena berkumpul dengan teman seusianya. Setidaknya senang mendapat bekal ketika meninggal nanti,” jelasnya.
Saat ini, para janda lansia mengikuti program kegiatan dengan seksama. Rentang usia paling muda 55 tahun dan paling tua 92 tahun.



















