Tulungagung Sudah Nihil Temuan Kasus PMK,  Vaksinasi Capai 52 Persen dari Total Populasi

Tulungagung Sudah Nihil Temuan Kasus PMK,  Vaksinasi Capai 52 Persen dari Total Populasi
Petugas kesehatan hewan di Tulungagung saat menyuntikkan vaksin PMK pada ternak sapi (istimewa)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Mulai Maret 2025, temuan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Tulungagung sudah tidak lagi ada laporan. Bahkan ratusan ternak sapi yang sempat terpapar PMK, saat ini seluruhnya sudah sembuh dan tengah dalam masa pemulihan.

Kabid Kesehatan Hewan (Keswan), Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Tulungagung, drh. Tutus Sumaryani mengatakan, sesuai data PMK terakhir di Tulungagung, tercatat sebanyak 177 kasus sapi terpapar PMK. Rinciannya, 10 ternak potong paksa, tiga ternak dinyatakan meninggal dunia dan sisanya sembuh.

Sesuai laporan yang diterimanya, sejak bulan Maret 2025, pihaknya sampai detik ini sudah tidak lagi menerima adanya laporan temuan sapi terpapar PMK di Tulungagung. Hal ini menandakan jika penanganan kasus PMK di Tulungagung sudah sangat tepat, sehingga kasus PMK saat ini sudah mulai terkendali.

Read More

Baca Juga :Dinsos Tulungagung Masih Temukan Angka Miskin Ekstrem, Targetkan Pendataan dan Penanganan 1.040 Jiwa Miskin Ekstrem

“Mulai Maret 2025 kami sudah tidak menerima laporan adanya temuan kasus PMK baru di Tulungagung, termasuk angka kematian akibat PMK juga tidak bertambah. Saat ini kami nyatakan jika kasus PMK di Tulungagung sudah sangat terkendali,” kata drh. Tutus Sumaryani, Selasa (11/3/2025).

Tidak adanya temuan kasus PMK dikarenakan rutin melakukan vaksinasi PMK. Selain itu, para peternak sapi di Tulungagung juga semakin waspada dengan rutin melakukan pengobatan terhadap ternaknya yang sakit.

Menurutnya kasus PMK ini ada kaitannya dengan faktor cuaca cenderung panas dan mulai jarang terjadi hujan. Karena itu kuman atau bakteri yang menyebabkan terjadinya PMK sulit untuk berkembang biak, sehingga kasus PMK pun menurun.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *