Baca Juga :Volume Minyakita Disunat 20 Mililiter, Satgas Pangan Polres Nganjuk: Pelanggaran Bakal Ditindak
Sementara di Pasar Pon terdapat 230 paket untuk enam pedagang. Begitu juga di Pasar Templek sebanyak 550 paket ada enam pedagang.
Sembako murah itu berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula 1 kilogram, bawang merah 0,5 kilogram dan bawang putih 0,5 kilogram.
Warga cukup membeli dengan harga Rp 123 ribu, sementara sisanya disubsidi oleh Pemkot Blitar. Harga normal tanpa subsidi Rp 150 ribu lebih.
“Konsepnya memberdayakan pedagang di pasar. Jadi warga yang mendapatkan kupon, membeli dengan harga murah di pedagang yang sudah ditunjuk,” katanya.
Baca Juga :Belasan Desa di Ponorogo Belum Terima Dana Desa, DPMD Ungkap Penyebabnya
Pihaknya memastikan harga dalam batas wajar. Targetnya pergerakan ekonomi pasar tradisional tetap bergerak.
“Jadi sama-sama untung. Pedagang juga untung, pembeli juga untung. Konsep pasar seperti itu. Mari ramaikan pasar belanja di pasar,” jelasnya.



















