Hal ini menandakan kewaspadaan dan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalulintas tinggi. Sehingga kecelakaan lalulintas bisa diminimalisasi.
“Kuncinya kesadaran di jalan raya. Kami mengingatkan untuk patuh aturan lalulintas. Makanya kami rutin patroli dan imbauan ke pengendara selama di jalan raya,” jelasnya.
Perwira kelahiran Aceh ini menambahkan, berdasarkan laporan pada arus balik pada puncak ribuan pengendara keluar dari Kabupaten Blitar. Puncak arus balik di Kabupaten Blitar tercatat pada hari Jumat (4/4/2025) hingga Minggu (6/4/2025).
Ada setidaknya 7.500 unit kendaraan yang melintas keluar dari Kabupaten Blitar atau melintas di perbatasan Blitar. Seperti di wilayah Kecamatan Selorejo menuju Kabupaten Malang. Ada pula perbatasan Malang melalui Kecamatan Gandusari.
Pada arus mudik dan balik, lanjut kapolres, pihaknya juga menyiagakan petugas khusus. Bahkan menyediakan tambah angin atau tambal ban. Dengan begitu, ketika ada laporan kendaraan mogok karena bocor, petugas dengan sigap turun.
“Bukan hanya itu, kami juga sering mendorong kendaraan yang macet. Ini untuk apa, semata-mata agar tak sampai menimbulkan kemacetan,” pungkasnya.



















