Angka Anak Putus Sekolah Capai 2.000 Anak, Terbanyak Jenjang SMP dan SMA

Angka Anak Putus Sekolah Capai 2.000 Anak, Terbanyak Jenjang SMP dan SMA
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tulungagung, Rahadian Puspita Bintara saat memberikan pernyataan terkait angka anak putus sekolah di Tulungagung.(isal/sejahtera.co)

Baca Juga :Peringati Hardiknas 2025, Wali Kota Batu Luncurkan Seribu Sarjana untuk Kemajuan Pendidikan

“Mereka diminta untuk mengikuti kejar paket melalui PKBM, sehingga nantinya jadwal belajarnya akan disesuaikan dengan kesediaan mereka. Jadi yang kerja bisa tetap bekerja sembari mengenyam pendidikan,” ungkapnya.

Terkait alasan anak putus sekolah ini pun beragam, seperti salah satunya karena faktor ekonomi yang menuntut anak-anak tersebut berhenti mengenyam pendidikan. Akibat faktor ekonomi ini yang kemudian justru memaksa anak-anak putus sekolah itu untuk memasuki dunia kerja.

Read More

Selain faktor ekonomi, pihaknya juga mendapati adanya faktor kenalakan remaja yang pada akhirnya membuat anak-anak tersebut dikeluarkan dari sekolah, meski hal ini sangat kecil. Atas kondisi itu, tentunya penanganan anak putus sekolah ini harus diintervensi berbagai pihak.

Baca Juga :Perkuat Ketahanan Pangan lewat Bantuan Benih Jagung dan Sarana Produksi

“Kalau memang faktor ekonomi, nantinya bisa melibatkan Dinas Sosial, Dinas Pendidikan atau bahkan lembaga sekolah itu sendiri untuk memberikan bantuan kepada anak-anak yang terkendala ekonomi agar tidak sampai putus sekolah,” pungkansya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *