Sementara itu Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko menjelaskan, dipilihnya tiga lokasi pembangunan dapur SPPG di wilayah Sooko, Pudak, dan Pulung, bukan karena masyarakatnya miskin.
Baca Juga :Dukung Program Ketahanan Pangan, Polsek Kandat Lakukan Pendampingan Intensitas Produksi Pangan
Akan tetapi pemerintah ingin ada upaya percepatan, sekaligus keadilan agar siswa yang jauh dari pusat kota bisa segera mendapatkan manfaat dari program MBG.
“Barangkali mereka yang ada di luar lingkar kota Ponorogo kami dulukan (pendirian dapur SPPG), fungsinya agar berkeadilan. Saya terima kasih kepada BP Taskin yang sudah mambantu, dan kami akan terus koordinasi, yang dibutuhkan kami siapkan,” ujarnya.
Disinggung lahan yang akan digunakan, Bupati periode tersebut menyebut telah menyiapkan sejumlah lahan mulai dari tanah kas desa (TKD), bengkok maupun aset milik pemerintah lainnya.
“Dimana pun titiknya kami siapkan. Jadi nanti satu dapur SPPG itu tidak harus mampu mengakomodir 3.000 porsi karena lokasi sekolahnya jauh-jauh, kalau bisanya 500 ya nggak masalah tergantung kebutuhan per wilayah tersebut berapa,” tandas Sugiri Sancoko.



















