Pegiat sejarah Jombang, Binhad Nurrohmat, menyampaikan bahwa hasil temuan terkait situs kelahiran Bung Karno di Ploso telah tersosialisasikan dengan baik kepada masyarakat.
“Sambutan masyarakat cukup bagus. Buktinya, selama satu hingga dua tahun terakhir, banyak kunjungan ke wilayah Ploso untuk melihat langsung situs kelahiran Bung Karno dan situs-situs lainnya yang berkaitan,” ungkap Binhad.
Ia mengaku bahwa peran yang dijalani bukan sekadar tugas pribadi, tetapi merupakan tanggung jawab kolektif. “Saya merasa ini bukan cuma tugas saya saja, ini tugas bersama yang kebetulan saya nikmati dan cukup senang melakukannya karena memang punya minat besar terhadap sejarah. Ini adalah kasus sejarah tentang Bung Karno, tokoh penting Indonesia,” imbuhnya.
Sebelumnya di beberapa kesempatan Binhad juga pernah menyampaikan lokasi rumah kelahiran Bung Karno berada dekat dengan Tweede Inlandsche School (IS) Ploso—tempat ayah Bung Karno, R. Soekeni Sosrodihardjo, mengajar sejak 1901.
Dari sisi dokumentasi, ditemukan beberapa dokumen penting. Salah satunya potongan buku induk pendaftaran Bung Karno di Technische Hogeschool (THS) Bandung yang mencatat tanggal lahir 6 Juni 1902 dan tempat lahir Surabaya. Namun, dokumen tulisan tangan Bung Karno yang dikumpulkan Gunseikanbu Jepang tahun 1943 menyebut bahwa ia pernah bersekolah dasar di Ploso dan lulus pada 1909.
Kutipan asli tulisan Bung Karno bahkan menyebut “Moela-2 sekolah desa di Ploso/Djombang. Kemoedian sekolah kelas II di Sidhoardjo. Kemoedian sekolah kelas I di Modjokerto…”.
Riwayat pendidikan Bung Karno juga tercatat melalui tahapan-tahapan sekolah, mulai dari Inlandsche School Ploso, Inlandsche School Sidoarjo, HIS Mojokerto, ELS Mojokerto, hingga HBS Surabaya. Ia kemudian melanjutkan ke THS Bandung dan lulus tahun 1926.
Meskipun belum ada penetapan resmi, semakin banyak bukti dan pengakuan publik yang menguatkan keterkaitan Bung Karno dengan Ploso, Jombang. Kini tinggal menunggu pembuktian lebih lanjut dan sinergi antar pemangku kepentingan untuk menyatukan versi sejarah dengan dasar yang ilmiah dan valid.



















