“Kalau Dewi Astutik gak ada namanya. Tahunya PA. Jadi nikah sudah lama dengan warga sini lalu merantau ke luar negeri,” katanya.
Dirinya menambahkan terakhir PA pulang pada tahun lalu. Tapi setelah kembali berangkat menjadi TKW, ia tidak mengetahui negara tempatnya bekerja.
“Sudah lama jadi TKW, tahun kemarin pulang lalu berangkat lagi. Kemana nya gak tahu saya gak dipamiti,” tukasnya.
Sebelumnya, warga Ponorogo bernama Dewi Astutik (42) tengah menjadi buronan Badan Narkotika Nasional (BNN) setelah namanya muncul pasca-pengungkapan kasus narkoba di Batam, pada Senin (26/5/2025).
Dewi Astutik merupakan warga Dukuh Sumber Agung, RT 01 RW 01 Desa Balong, Kecamatan Balong. Wanita kelahiran 8 April 1983 ini menjadi buronan utama BNN karena diduga terlibat dalam penyeludupan narkoba jenis sabu seberat 2 ton melalui jalur laut di perairan kepulauan Riau.



















