Ia kemudian diangkat ke tempat tidur dan segera dilarikan ke Puskesmas Mantup menggunakan truk milik Wawan, dibantu oleh rekan-rekan kerjanya, termasuk Nurhadi.
“Setelah dilakukan pengecekan oleh petugas medis di Puskesmas Mantup, korban dinyatakan meninggal dunia. Hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ungkapnya.
Menurut keterangan dari pihak keluarga, Suripno memang sering sakit. Namun, karena terkendala ekonomi, ia tidak pernah memeriksakan diri ke dokter.
“Pihak keluarga telah menerima kematian korban dan menyatakan tidak akan menempuh proses hukum lebih lanjut, baik secara perdata maupun pidana,” pungkasnya.



















