Dinilai Semrawut dan Bikin Macet, Pemkab Tulungagung Punya Skema Penataan Pinka

Dinilai Semrawut dan Bikin Macet, Pemkab Tulungagung Punya Skema Penataan Pinka
Kondisi Kawasan Kuliner Pinka yang dipadati PKL hingga dinilai semrawut dan menyebabkan kemacetan.(isal/sejahtera.co)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Semrawutnya penataan Kawasan Kuliner Pinka lantaran padatnya Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan turut membuat resah warga setempat.

Meski begitu, dalam waktu dekat pemerintah akan mulai melakukan penataan agar tidak menimbulkan kemacetan.

Salah seorang Ketua RT di Kelurahan Tertek, Nanang Rohmat mengatakan, sebenarnya tidak semua titik di Kawasan Kuliner Pinka dipadati oleh PKL yang berjualan.

Read More

Hanya bagian selatan saja yang memang sangat padat PKL hingga kerap menyebabkan kemacetan terutama pada hari-hari tertentu.

Pihaknya menilai, padatnya PKL pada Kawasan Kuliner Pinka lantaran kurangnya perhatian pemerintah daerah untuk melakukan penataan maupun pengawasan.

Baca Juga :Sebanyak 32 Puskesmas di Tulungagung Kekurangan Dokter Umum

Apalagi, penamaan Kawasan Kuliner Pinka dianggap kurang sejalan dengan fakta di lapangan karena kurang tersedianya lahan.

“Akibatnya, masyarakat merasa diundang untuk datang berjualan karena secara penamaan sudah Kawasan Kuliner Pinka. Namun, sayangnya tidak diimbangi dengan fasilitas yang tersedia untuk lahan berjualan, sehingga banyak pedagang berjualan di tepi jalan,” kata Nanang Rohmat, Jum’at (13/6/2025).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *