Tiga Komplotan Asal Jawa Tengah Bobol Gudang Rokok di Tulungagung, Dua Orang Tewas Didor Polisi

Tiga Komplotan Asal Jawa Tengah Bobol Gudang Rokok di Tulungagung, Dua Orang Tewas Didor Polisi
MR saat diamankan petugas gabungan Polres Tulungagung dan Polda Jawa Timur atas kasus pembobolan gudang rokok dengan kerugian mencapai Rp378 juta lebih (Humas Polres Tulungagung)

“Selama perjalanan di sepanjang jalan tol, mereka dibuntuti oleh petugas gabungan, sampai tiba di gerbang tol, petugas kemudian berupaya menghentikan mereka,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Nanang menyebut, saat petugas menghentikan laju kendaraan para pelaku, mereka yang keluar dari mobil sempat berupaya untuk menyerang petugas menggunakan senjata tajam.

Petugas pun terpaksa merespon dengan tindakan tegas terukur dengan menembak ke arah dada dua orang pelaku.

Read More

Akibatnya, pelaku EK dan FM tewas di tempat, sedangkan pelaku MR berhasil diamankan oleh petugas usai tidak melawan. Pelaku yang selamat kemudian dibawa ke Polres Tulungagung untuk dimintai keterangan terkait kasus pembobolan gudang toko rokok grosiran tersebut.

Baca Juga :Isak Tangis Warnai Penyambutan Jamaah Haji Kabupaten Kediri

“Selama pengejaran di tol, mereka sudah melawan dan bahkan berupaya kabur dengan menabrak gerbang exit tol serta hampir menabrak petugas yang menghadang, sehingga saat berhasil disudutkan, petugas terpaksa melumpuhkan karena mereka tetap melawan,” ujarnya.

Berdasarkan hasil penyidikan, jelas Nanang, pelaku MR sudah mengakui jika aksi pembobolan gudang tersebut dilakukan kelompoknya.

Pelaku MR kemudian segera dibawa ke oleh Tim Gabungan ke mako Ditreskrimum Polda Jatim guna dilakukan proses pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut Nanang, aksi pembobolan yang dilakukan oleh komplotan tersebut menyebabkan kerugian yang diderita oleh korban mencapai sebesar Rp378 juta lebih.

Baca Juga :Audiensi Dengan Kejari Kota Madiun, Gertak Sampaikan Beberapa Kejanggalan Pembangunan di Kota Madiun

Saat ini, pelaku MR saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di rumah tahanan (Rutan) Polda Jawa Timur.

“Kasus itu saat ini tengah ditangani oleh Polda Jawa Timur, informasi terakhir sudah ditetapkan sebagai tersangka,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *