Namun, karena masih proses pengadaan, pihaknya sudah memberikan bantuan berupa terpal untuk 18 rumah tersebut agar dipakai untuk menutup lubang pada bagian atap rumah yang rusak.
Baca Juga :Kurang dari 24 Jam, Kasus Pencurian Ponsel di Warung Pakis Terungkap
Selain itu, pihaknya juga memberikan bantuan berupa sembako pada 18 rumah tersebut, sebagai wujud kepedulian dari pemerintah daerah.
“Hari ini kami sudah memberikan bantuan berupa sembako dan terpal untuk menutup lubang pada atap yang rusak sembari kami pengadaan genteng dan asbes,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Gilang menyebut, pengadaan genteng dan asbes dilakukan secepatnya yang diperkirakan pada minggu ini akan mulai disalurkan pada setiap rumah yang terdampak.
Nantinya bantuan genteng dan asbes itu akan dibagikan ke masing-masing rumah terdampak angin puting beliung sesuai dengan kebutuhan.
Menurut Gilang, mayoritas kerusakan rumah-rumah itu dikarenakan diterjang angin kencang, sehingga genteng maupun asbesnya melorot atau bahkan terbang terbawa angin.
Pihaknya memastikan tidak ada satupun rumah warga di sana yang rusak akibat tertimpa pohon tumbang pada insiden bencana tersebut.
“Tidak ada yang terdampak pohon tumbang, 18 rumah itu gentengnya mlorot atau terbawa angin saat diterjang angin puting beliung. Jadi skala kerusakannya sedang,” pungkasnya.



















