Malang, SEJAHTERA.CO – Letda Abu Yamin, anggota Polisi Militer Angkatan Laut (POMAL) yang menjadi korban pengeroyokan di Terminal Arjosari, Kota Malang, kini telah dipindahkan dari ruang IGD ke ruang perawatan di RSUD dr. Saiful Anwar (RSSA). Korban juga telah menjalani operasi akibat luka-luka serius yang dideritanya.
Baca Juga :Dugaan Tambang Ilegal Bantaran Kali Madiun, DPRD Didesak Audiensi dengan OPD Terkait
Menurut keterangan keluarga, korban dikeroyok oleh belasan orang yang diduga merupakan juru penumpang (Jupang) pada Kamis (26/6/2025). Tindakan medis darurat langsung dilakukan di RSSA setelah korban dilarikan dari lokasi kejadian.
“Setelah masuk UGD, korban langsung dioperasi dan kini sudah siuman. Ada luka di kepala, wajah, dagu, dan tangan kiri. Di tangan kiri ada dua jari yang retak—jari tengah dan manis—dan harus dipasang pen,” jelas Muhammad Fadholi, menantu korban, saat ditemui di rumahnya, Senin (30/6/2025).


















