Fadholi menambahkan, mertuanya juga mengalami luka robek di dagu, memar di wajah, serta luka terbuka di bagian belakang kepala. Meski sudah dapat diajak komunikasi, kondisi korban belum memungkinkan untuk dipulangkan.
“Secara umum sudah bisa berkomunikasi, tapi dokter belum mengizinkan pulang,” tegasnya.
Sementara itu, hingga saat ini jumlah pelaku pengeroyokan belum bertambah. Aparat gabungan dari TNI dan Polri masih memburu pelaku lainnya yang terlibat dalam aksi brutal tersebut.
Sejauh ini, pihak kepolisian telah mengamankan tiga orang tersangka, yakni Ahmad Maulana (31), Roni Sejati (25), dan Nurul Hudi (29). Ketiganya merupakan warga Gang Permadi, Jalan Muharto, Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.


















