Avan, Anak Tukang Es Keliling dari Ponorogo yang Lolos ITB dengan Ratusan Piala Sains

Avan, Anak Tukang Es Keliling dari Ponorogo yang Lolos ITB dengan Ratusan Piala Sains
Avan Ferdiansyah Hilmi saat menunjukkan koleksi piala di rumahnya.(istimewa)

Kini, lebih dari 100 piala dan piagam menjadi bukti nyata perjuangannya. Piala-piala itu ia kumpulkan sejak duduk di bangku SD hingga SMA, dari lomba tingkat kecamatan hingga nasional.

Baca Juga :Gagal Panen Mengintai Petani Melon Pucangsimo Jombang, Modal Puluhan Juta Terancam Hilang

Orang tua Avan, terutama sang ayah, hanya bekerja sebagai tukang es keliling. Penghasilan yang tidak menentu membuat keluarga ini tak mampu menyekolahkan Avan di lembaga bimbingan belajar ternama seperti teman-temannya.

Read More

“Enggak pernah ikut les. Belajarnya dari buku dan internet. Kalau ada lomba, ya latihan sendiri. Kadang pinjam buku dari sekolah juga,” jelas Avan, menolak menyebut keterbatasan sebagai alasan untuk menyerah.

Bagi Avan, akses internet dan semangat ingin tahu lebih berharga daripada fasilitas mewah. Ia juga terbiasa belajar hingga larut malam dan mengatur waktu agar tetap bisa mengikuti kegiatan sekolah dengan baik.

Di tengah kebahagiaan diterima di kampus impian, ada tantangan lain yang kini menanti: biaya kuliah. ITB memang bergengsi, tetapi Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang cukup tinggi membuat keluarganya harus berpikir keras.

Baca Juga :Waspada, BMKG Ingatkan Cuaca Bediding Selama Juli–Agustus 2025 di Malang Raya

“UKT-nya ya memang berat. Saya sudah coba daftarkan ke program KIP-Kuliah, dan katanya masih menunggu proses,” ujar sang ayah, Eko Yudianto, dengan nada optimistis meski matanya terlihat sedikit cemas. “Semoga bisa, karena ini kesempatan besar buat anak saya.”

Meski penuh keterbatasan, keluarga ini memilih untuk terus berjuang. Ia tetap belajar dan mempersiapkan diri menyongsong kehidupan baru sebagai mahasiswa ITB.

“Buat saya, ilmu itu jalan keluar dari kesulitan. Saya cuma ingin bisa bawa keluarga saya ke kehidupan yang lebih baik,” tutupnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *