Tak hanya berdampak pada kualitas hasil panen, cuaca buruk juga membuat biaya perawatan meningkat. Para petani harus melakukan penyemprotan tambahan untuk menghindari serangan penyakit dan jamur yang muncul akibat kelembapan tinggi.
“Biaya perawatan naik, harus tambah obat-obatan supaya bunga tetap bisa tumbuh. Tapi permintaan justru turun sekarang,” tambah Rosiati.
Biasanya, hasil panen hortensia dari Batu dikirim ke berbagai kota besar di Indonesia seperti Surabaya, Semarang, dan Jakarta. Namun karena kualitas bunga menurun, permintaan dari pasar juga ikut melemah.
Baca Juga :Operasi Patuh Semeru 2025 Digelar, Tak Ada Ruang untuk Pelanggar Berisiko Tinggi
Meski begitu, para petani tetap bertahan. Mereka terus melakukan pembibitan dan perawatan sambil berharap kondisi cuaca segera membaik dan permintaan kembali normal dalam beberapa minggu ke depan.



















